APA YANG DIMAKSUD DENGAN AFFILIATE MARKETING?
Affiliate Marketing adalah salah satu cara untuk menghasilkan uang dari Internet. Kita akan mendapatkan uang jika kita berhasil ‘menjual’ sesuatu milik orang lain (orang lain ini kita sebut ‘merchant’ atau ‘affiliate merchant’. Sesuatu yang dijual ini bisa berupa barang, jasa, e-book, traffic dan sebagainya. Contoh gampangnya, kita TIDAK PUNYA PRODUK APAPUN untuk dijual. Tapi kita bisa menghasilkan uang dengan MENJUALKAN PRODUK/JASA ORANG LAIN. Kalau kata sehari2 nya, tentu anda pernah mendengar istilah ‘MAKELAR’ atau ‘PERANTARA’, nah prinsipya seperti itulah kurang lebih, hanya saja ini dilakukan secara online di Internet.
BAGAIMANA CARA KERJA AFFILIATE MARKETING?
Saat menawarkan produk/jasa milik ‘Affiliate Merchant’, maka para ‘Affiliate Marketer’ akan melakukan penjualan lewat jalur/link khusus yang disebut ‘AFFILIATE LINK’. Affiliate Link ini diberikan oleh ‘Affiliate Merchant’ kepada ‘Affiliate Marketer’, dimana di dalamnya berisikan kode-kode (misalnya nomer member dari Affiliate Marketer) untuk membedakan ‘Affiliate Marketer’ yang satu dengan ‘Affiliate Marketer’ lainnya. Contoh:
http://www.Elektronik.com/index.php?aff_code =12345678
dalam contoh diatas, ‘Affiliate Merchant’ adalah www.elektronik.com, sedangkan ‘12345678’ adalah kode afiliasi kita. Setiap ‘Affiliate Marketer’ yang mendaftar akan mendapat nomer kode yang berbeda. Kemudian promosikanlah, link diatas dalam website kita. Misalkan anda membuat website tentang barang-barang elektronik , dan dalam artikel/gambar di website kita itu ada LINK yang menuju ke website www.elektronk.com.
Pada saat seseorang pengunjung website kita meng-click LINK yang telah kita siapkan itu, dan misalnya pengunjung itu membeli sesuatu, maka sistem di ‘Affiliate Merchant’ akan merekam bahwa ada transaksi yang berasal dari kode afiliasi ‘12345678’, dan akan memberi informasi kepada ‘Affiliate Marketer’ melalui email secara otomatis. Dan pemilik kode afiliasi ‘12345678’ à anda, akan mendapat komisi dari transaksi yang terjadi.
http://www.Elektronik.com/index.php?aff_code =12345678
dalam contoh diatas, ‘Affiliate Merchant’ adalah www.elektronik.com, sedangkan ‘12345678’ adalah kode afiliasi kita. Setiap ‘Affiliate Marketer’ yang mendaftar akan mendapat nomer kode yang berbeda. Kemudian promosikanlah, link diatas dalam website kita. Misalkan anda membuat website tentang barang-barang elektronik , dan dalam artikel/gambar di website kita itu ada LINK yang menuju ke website www.elektronk.com.
Pada saat seseorang pengunjung website kita meng-click LINK yang telah kita siapkan itu, dan misalnya pengunjung itu membeli sesuatu, maka sistem di ‘Affiliate Merchant’ akan merekam bahwa ada transaksi yang berasal dari kode afiliasi ‘12345678’, dan akan memberi informasi kepada ‘Affiliate Marketer’ melalui email secara otomatis. Dan pemilik kode afiliasi ‘12345678’ à anda, akan mendapat komisi dari transaksi yang terjadi.
BAGAIMANA BISA MENGHASILKAN KEUNTUNGAN?
Ada berbagai cara untuk memperoleh penghasilan dari sistem Afiliasi Marketing. Ada yang Pay Per Click, Pay Per Lead, Pay Per Sale, Pay Per Search dan Hybrid. Akan kita bahas satu-persatu supaya lebih jelas.
PAY PER CLICK
Jenis program afiliasi ini akan memberikan pembayaran jika ada pengunjung yang meng’click’ iklan di website kita. Cukup click saja dan kita dapat uang. Mudah, kan? Program Afiliasi Pay Per Click terpopuler saat ini adalah GOOGLE ADSENSE.
PAY PER LEAD
Jenis program afiliasi ini akan memberikan pembayaran jika kita membawa pengunjung (lead) dengan kualifikasi tertentu ke website merchant melalui link affiliate kita. Contohnya: link affiliate kita di click oleh pengunjung dan membawa pengunjung ke website merchant, misalnya www.jalanjalan.com. Kalau pengunjung tadi mengisi FORM KUNJUNGAN (nama, alamat, email dan sebagainya) maka kita akan mendapatkan komisi dari merchant. Tapi kalau misalkan pengunjung tersebut tidak mengisi FORM KUNJUNGAN, maka kita tidak mendapat komisi apapun.
Untuk melakukan Pay Per Lead ini jelas lebih susah daripada Pay Per Click. Karena pengunjung yang sudah melakukan click, belum tentu akan mau mengisi FORM KUNJUNGAN. Komisi yang akan diberikan oleh merchant juga akan berbeda. Komisi Pay Per Lead jelas lebih besar daripada Pay Per Click. Umumnya akan lebih mudah jika kita memberikan suatu ‘hadiah’ yang menarik kepada pengunjung. Misalkan pada www.jalanjalan.com tadi. Bisa kita beri iming-iming kalau pengunjung website mengisi FORM KUNJUNGAN, maka pengunjung akan bisa men-download file gratis berjudul ‘Bagaimana Cara Memilih Tujuan Wisata yang Murah, Nyaman, Aman dan Mengesankan’. Program Pay Per Lead ini paling cocok untuk bidang2 yang berkaitan dengan asuransi, kredit rumah, aplikasi pinjaman dan credit card. Dimana dibutuhkan pengisian data yang lengkap.
PAY PER SALE
Jenis program afiliasi ini akan memberikan pembayaran jika ada pengunjung yang membeli produk/jasa merchant melalui link affiliate kita. Contohnya: link affiliate kita di click oleh pengunjung dan membawa pengunjung ke website merchant, misalnya www.elektronik.com. Kalau pengunjung tadi melakukan pembelian tiket pesawat atau tikel hotel misalnya, maka kita akan mendapat komisi dari transaksi yang dilakukan pengunjung tersebut. Program Pay Per Sale ini paling cocok untuk memasarkan produk seperti e-book dan software, karena bisa langsung di-download begitu pengunjung menyelesaikan masalah pembayaran (umumnya melalui credit card). Besar komisi bervariasi, tergantung pada kesediaan merchant ‘membagi’ keuntungannya kepada kita. Kalau e-book komisinya bisa sampai 75%. Jadi misalkan e-booknya seharga USD 50, maka komisi kita bisa mencapati USD 37.5 per e-book yang terjual.
Yang jelas tantangan untuk Pay Per Sale memang lebih besar lagi daripada Pay Per Lead. Bisa anda bayangkan? Pasti lebih susah bagi seseorang untuk mengeluarkan credit card dan melakukan pembelian, daripada sekedar mengisi FORM. Untuk bisa melakukan Pay Per Sale seringkali dibutuhkan Follow-up. Artinya jika pengunjung tidak melakukan transaksi pada kunjungan pertama, maka pengunjung itu perlu diingatkan. Melalui email secara berkala misalnya. Untuk melakukan follow-up itu bisa diserahkan kepada program AUTO-RESPONDER. Program Auto Responder bisa merekam data pengunjung, dan kemudian berdasarkan data itu bisa melakukan pengiriman email (yang telah kita atur isi email dan waktu pengirimannya) secara otomatis.
Ada lagi varian dari Pay Per Sale, yaitu yang disebut dengan ‘Recurring Affiliate Program’. Prinsipnya hampir sama dengan Pay Per Sale. Kalau dalam Pay Per Sale kita dibayar SATU KALI saja saat ada transaksi penjualan E-book misalnya. Maka dalam ‘Recurring Affiliate Program’ ini kita dibayar BERKALI-KALI selama orang yang bergabung melalui LINK Affiliate kita itu masih tetap membayar. Contohnya: keanggotaan pada suatu Kelompok Internet Marketer. Dimana setiap bulannya para member wajib membayar iuran. Maka kita akan mendapat komisi setiap bulan, selama orang yang bergabung melalui link affiliate kita itu tetap membayar. Kalau dalam pengertian sehari-hari disebut ‘Member Get Member’, dimana kita tetap mendapat komisi dari uang yang dibayarkan oleh member yang kita dapatkan.
PAY PER SEARCH
Program Pay Per Search ini mirip2 dengan Pay Per Click, hanya modelnya saja yang berbeda. Jenis program afiliasi ini akan memberikan pembayaran jika ada pengunjung yang mencari informasi melalui link affiliate berupa SEARCH BOX di website kita. Dengan Pay Per Search ini website kita akan berfungsi menjadi Search Engine seperti Yahoo, Google dan sebagainya. Caranya dengan menempatkan SEARCH BOX di website kita. Pengunjung akan mendapatkan informasi jika mengetikkan sesuatu di search box tersebut. Sedangkan kita mendapat komisi.
HYBRID PROGRAM
Ini adalah KOMBINASI dari berbagai macam program affiliasi diatas. Contoh: Merchant ABC akan membayar komisi 5 sen jika ada yang meng-click iklan mereka (Pay Per Click), dan ada komisi sebesar 20% jika terjadi penjualan (Pay Per Sale). Umumnya merchant menyediakan bermacam2 bonus untuk memberi semangat para Internet Marketer melaksanakan tugasnya. Ada yang memberi tambahan komisi jika sudah mencapai nilai tertentu, dan ada pula yang memberi bonus berupa barang. Misalnya Merchant A akan memberi bonus Camera Digital untuk Internet Marketer yang bisa menjual produk e-book mereka sebanyak 100 buah.
APA SAJA JENIS KOMISI DAN KETENTUAN PEMBAYARANNYA?
Saat bergabung dengan Affiliate Program, perlu anda ketahui lebih jelas tentang pembagian komisinya. Ada Affiliate Program yang hanya memberi komisi kepada ‘downline’ langsung, dan adapula yang memberikan komisi hingga beberapa tingkat ke bawah. Contoh: Anda berhasil menjual suatu barang kepada A. Untuk penjualan barang ini anda mendapat komisi misalnya 40%. Maka sistem ini disebut komisi satu tingkat. Jika misalnya A menjual barang kepada B, maka A akan mendapat komisi 40% dari Merchant, dan misalnya kita mendapat komisi 5% dari penjualan A kepada B. Maka sistem ini disebut komisi 2 tingkat. Dalam contoh komisi 2 tingkat ini, Merchant akan mengeluakan total komisi sebesar 45%, yaitu 40% kepada A dan 5% kepada Anda (yang merupakan ‘upline’ dari A). Komisi ini bisa bertingkat-tingkat juga, tergantung pada Affiliate Merchant dan barang yang dijual. Kalau komisi bertingkat2 ini di dunia offline sering kita sebut dengan MLM atau Multi Level Marketing.
Yang sangat perlu diperhatikan juga adalah jadwal pembayaran dari Affiliate Merchant. Kita harus tahu bahwa Affiliate Merchant mempunyai jadwal tertentu untuk membayarkan komisi. Jadwal pembayaran ini biasanya bisa dibaca di Affiliate Agreement (perjanjian menjadi Affiliate) saat kita mendaftarkan diri. Ada Affiliate Merchant yang melakukan pembayaran 2x dalam sebulan, ada pula yang 1x dalam sebulan. Selain jadwal pembayaran, yang perlu diperhatikan juga adalah JUMLAH yang dibayarkan kepada kita. Affiliate Merchant biasanya menetapkan jumlah minimum yang bisa dikirimkan kepada kita (berupa cheque atau wire transfer). Ada Affiliate Merchant yang menetapkan bahwa jumlah minimum pengiriman cheque adalah USD 100. Artinya kalau komisi kita belum mencapai USD 100 maka Affiliate Merchant akan ‘menyimpannya’ dulu dan belum mengirimkan cheque kepada kita.
Sebaiknya memang jumlah yang dikirimkan kepada kita tidak terlalu kecil. Mengapa? Karena biaya pencairan cheque tersebut sangat mahal, bisa mencapai USD 20-30 (tergantung Bank nya). Jadi kalau cheque yang dikirimkan hanya USD 20 maka akan habis hanya untuk membayar biaya administrasi Bank. Umumnya setiap Affiliate Merchant mengijinkan para Affiliate Marketer untuk menentukan sendiri berapa jumlah minimum pada cheque yang akan dikirimkan. Mungkin ada yang bertanya juga: Bagaimana Affiliate Merchant bisa mengenali bahwa pengunjung websitenya adalah kiriman dari website kita? Kalau saat kunjungan pertama mungkin bisa dikenali karena pastilah pengunjung itu meng-click dari Affiliate Link kita. Kalau pada kunjungan kedua, si pengunjung langsung menuju website Affiliate Merchant dan tidak melalui Affiliate Link kita, apakah kita juga bisa mendapat komisi?Jawabnya: YA, BISA. Hal ini disebabkan karena saat kunjungan pertama ke website Affiliate Merchant, Affiliate Merchant kita akan memberikan sebuh ‘cookies’ (bukan biskuit, melainkan program kecil yang akan menyimpan informasi pada komputer pengunjung tersebut). Informasi ini bisa mengidentifikasi kita sebagai Affiliate, kapanpun pengunjung tersebut kembali ke website merchant. Jadi katakanlah si Budi datang ke website ABC melalui Link Affiliate anda, tapi si Budi tidak melakukan transaksi apa2. 6 bulan kemudian si Budi baru berkunjung lagi ke website ABC (tanpa melalui Link Affiliate anda lagi), dan dia melakukan transaksi pembelian barang. Dalam hal ini, komputer si Budi akan memanggil ‘cookies’ yang berisi link affiliate anda, dengan catatan si Budi membukanya di komputer yang sama pada saat meng-click link affiliate anda dulu pertama kali.
Tapi, tentunya kalau si Budi mengunjungi website ABC memakai komputer lain, maka website Affiliate Merchant tidak akan mengetahui kalau si Budi adalah pelanggan anda, hal ini karena komputer baru yang digunakan si Budi tidak ada ‘cookies’ nya. ‘Cookies’ ini biasanya mempunyai jangka waktu tertentu. Mulai dari beberapa hari, bulanan bahkan juga tahunan, setelah itu ‘cookies’ ini akan kadaluwarsa. Yang dimaksud dengan ‘lifetime cookies’ biasanya satu tahun. Carilah Affiliate Merchant yang menyediakan ‘lifetime cookies’ karena mereka lebih berkomitmen untuk bekerja sama dengan kita untuk jangka waktu yang lama. Untuk mencari Affiliate Merchant, anda bisa mencarinya di Google dengan men-search kata2 yang anda sukai + ‘affiliate’, contohnya:
Guitar+affiliate à untuk mencari Affiliasi yang berhubungan dengan gitar
Sport+affiliate à untuk mencari Affiliasi yang berhubungan dengan olah raga
Shoes+affiliate à untuk mencari Affiliasi yang berhubungan dengan sepatu
BAGAIMANA SUPAYA SUKSES DAN MENGHINDARI KEGAGALAN?
Kalau kita melihat iklan2 di internet, banyak sekali program2 untuk mendapatkan uang dari Internet. Kalau melihat iklan2 tersebut, sepertinya menjadi kaya melalui internet adalah hal yang mudah. Pertanyaanya: jika memang benar demikian mudah, mengapa masih begitu banyak orang yang belum kaya? Perlu anda sadari bahwa untuk mendapatkan penghasilan dari Internet tidaklah semudah membalik telapak tangan. Memang orang2 beriklan bahwa hal itu mudah, tapi sesungguhnya tidak demikian. Banyak sekali orang yang gagal mendapatkan penghasilan dari Internet, bahkan lebih banyak yang gagal daripada yang berhasil. Harap dipahami bahwa hukum piramida tetap berlaku di bidang apapun. Yang berada di puncak piramida pasti lebih kecil jumlahnya daripada yang berada di dasar piramida. Artinya yang berada di puncak kesuksesan pasti lebih sedikit daripada yang tidak sukses. Masalahnya adalah kita berada di puncak piramida itu, ataukah di dasarnya, atau di-tengah2?
Begitu pula halnya dengan Affiliate Marketing, tidak semua orang akan sukses menjalankannya. Dan harap diingat bahwa Affiliate Marketing bukanlah satu2nya sumber pendapatan dari Internet. Masih banyak sumber2 penghasilan lainnya yang bisa anda dapatkan dengan memanfaatkan Internet.
Untuk sukses menjalankan Affiliate Marketing diperlukan beberapa hal:
1. Jangan menyepelekan usaha yang harus dikerahkan
Seperti usaha bisnis lainnya, usaha Affiliate Marketing juga harus dilakukan dengan SERIUS. Memang bisnis ini bisa dikerjakan secara part-time, tapi yang terpenting adalah komitmen untuk melakukannya dengan sungguh2, kita harus melakukan seperti kita melakukan bisnis yang sesungguhnya. Ini berarti kita harus memiliki rencana dan memikirkan segala sesuatunya. Kita harus memilih produk berkualitas bagus, bersikap selektif, dan melakukan bisnis dengan Affiliate Merchant yang berkualitas juga. Hanya orang yang mau berusaha keras yang akan sukses dalam Affiliate Marketing.
2. Menyadari bahwa perlu waktu untuk menghasilkan uang dalam jumlah yang layak
Bisnis di Internet bukanlah bisnis cepat kaya. Memang sebagian orang meng-klaim kalau mereka bisa dengan cepat meraih penghasilan besar dari Internet. Tapi orang tersebut tidak menceritakan susah-payah yang mereka alami sebelum mereka mendapatkan penghasilan besar tersebut. Coba anda lihat saja berapa lama mereka berkecimpung dalam Internet Marketing sebelum mendapat kesuksesan luar biasa. Umumnya Internet Marketer sukses akan memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkan keahlian, informasi dan daftar email prospek. Setelah menemukan metode yang tepat barulah mereka 'meledak luar biasa'. Setahu kami sampai saat ini TIDAK ADA seorangpun Internet Marketer yang 'baru' (dibawah 6 bulan) berkecimpung di Internet Marketing sudah sukses luar biasa. Umumnya mereka perlu waktu yang cukup lama.
3. Perlu terus belajar dan berkembang
Affiliate Marketing sudah menjadi bisnis yang sangat menarik, dan oleh karenanya sangat kompetitif. Adalah sangat perlu untuk mempelajari bagaimana orang lain bisa sukses dan bisa gagal. Kesuksesan orang lain bisa kita amati/pelajari, tiru, lalu dimodifikasi sehingga menjadi lebih baik dan menjadi suatu hal yang unik/berbeda. Kita juga harus terus belajar cara membuat website (agar tidak bergantung pada orang lain), belajar membuat iklan/promosi yang menarik, belajar tentang cara kerja search engine, belajar cara menjual secara online, belajar membuat email/blog/forum, dan belajar bagaimana mendatangkan pengunjung ke website kita.
Affiliate Marketer yang sukses - yaitu orang yang memperoleh pendapatan ribuan bahkan jutaan USD dari internet- adalah orang yang selalu belajar. Mereka belajar dengan baik sehingga akhirnya memiliki pengetahuan yang sangat baik tentang bagaimana mendatangkan traffic dari pengunjung search engine. Mereka juga benar2 menguasai bagaimana cara membangun sebuah website yang bisa memaksimalkan jumlah click pada link affiliate mereka. Mereka mengerti cara melakukan pengujian terhadap link mereka. Bahkan mereka menguasai aspek2 bisnis, termasuk cara menangani untung-rugi. Dan kita pun harus bisa demikian.
4. Berteman dengan Teknologi
Jangan takut dengan teknologi. Teknologi dibuat untuk mempermudah pekerjaan kita, bukan untuk ditakuti. Solusi terbaik adalah dengan mempelajari teknologi tersebut, dengan cara itu kita akan tahu cara menggunakannya dengan baik. Begitu juga dengan komputer yang kita gunakan, paling tidak kita bisa mengatasi jika terjadi kerusakan yang 'ringan'.
Internet Marketer yang sukses, pastilah orang yang merasa senang dan nyaman berhadapan dengan komputer dan Intenet. Kalau anda sudah menyukai komputer dan Internet, maka anda tinggal mengembangkan kemampuan dan ketrampilan anda yang berhubungan dengan Internet Marketing.
5. Lakukan sekarang juga, jangan ditunda-tunda
Hal paling berbahaya dan banyak menghinggapi banyak orang adalah “TIDAK MELAKUKAN APA2”. Tidak ada sukses yang akan datang tanpa kita menghampirinya. Saya ingat kakek saya pernah bilang “Buah Mangga di Pohon tidak pernah jatuh ke depan kakimu, kamulah yang harus mengambil buah mangga itu”.
Walau sedetikpun, kita tidak bisa memundurkan waktu. Segera lakukan yang anda inginkan sekarang juga. Kalau ingin mengerjakan Internet Marketing, lakukan sekarang juga. Jangan berpikir: “Ah, nanti sajalah kalau waktu sudah banyak waktu senggang”, atau “Santai aja, hidup sekali aja kok repot2”. Lakukan sekarang saat anda bisa melakukannya, setidaknya anda akan lebih cepat memulai daripada orang yang belum memulainya sama sekali. Memang tidak ada kata terlambat, tapi memulai lebih cepat adalah lebih baik. Kalau anda sudah menguasai Internet Marketing, anda bisa menjual apapun, bukankah hal ini yang kita inginkan?
6. Kita harus senang berbisnis
Memang agak aneh kalau ada orang yang tidak suka berbisnis tapi menerjuni bidang Affiliate Marketing. Untuk menjalankan Affiliate Marketing dengan sukses, kita harus memiliki sikap senang berbisnis dan senang melakukan pekerjaan sendiri. Kita memang bisa menyuruh orang mengerjakan sebagian dari pekerjaan, misalnya untuk mendesign web atau untuk menulis artikel. Tapi Affiliate Marketer Professional umumnya tetap mengontrol segala sesuatunya, termasuk hal2 detailnya. Kalau anda tidak menyukai hal2 yang berbau iklan/promosi, penjualan, perhitungan untung-rugi, maka anda perlu mengatasi halangan mental itu supaya bisa sukses. Ingat, kita akan menghasilkan uang, hanya jika kita berhasil menjual sesuatu.
7. Kita harus disiplin
Pada saat menjalankan bisnis Affiliate Marketing ini, kita menjadi BOS untuk diri kita sendiri. Tidak ada atasan yang menekan kita untuk melakukan sesuatu, karena itu yang sangat dibutuhkan adalah kemampuan untuk mengorganisasi, membuat tujuan harian, melaksanakan rencana dan memonitor hasilnya. Kemampuan memotivasi diri sendiri juga sangat diperlukan. Sikap pantang menyerah merupakan salah satu ciri orang2 yang sukses di bidang Affiliate Marketing.
8. Kita harus bisa menulis dengan baik
Email merupakan bentuk komunikasi paling umum yang digunakan di Internet. Sangatlah perlu untuk bisa menuangkan apa yang ada di pikiran kita menjadi bentuk tertulis sehingga mudah dipahami oleh orang lain. Kita pasti perlu menulis email kepada Affiliate Merchant ataupun ke Affiliate Marketer lainnya, bahkan juga ke pelanggan kita. Keahlian dasar menulis ini juga kita perlukan untuk menulis informasi yang jelas kepada web designer, programmer dan copywriter. Ini yang dilakukan kalau kita menggunakan jasa orang lain untuk membuat website kita.
PERKIRAAN PENGELUARAN RUTIN
Pengeluaran kita bagi dua macam, yaitu pengeluaran ONLINE dan pengeluaran OFFLINE. Pengeluaran ONLINE adalah pengeluaran yang langsung berhubungan dengan Internet. Pengeluaran OFFLINE adalah pengeluaran yang tidak berhubungan langsung dengan internet.
Kalau ada yang berharap bisa mendapatkan penghasilan dari Internet tanpa biaya apapun, harap dipahami bahwa hal itu TIDAK BENAR. Memang pengeluaran bisa ditekan serendah mungkin, tapi tetap saja kita memerlukan biaya untuk melakukan kegiatan yang diperlukan.
0 komentar:
Poskan Komentar